Terima Kasih Cinta


Seminggu sudah ikatan ini terajut, permasalahan silih berganti dapat kami lewati dengan keagungan dan kebesaran-Nya kami dapat bersatu saling bahu membahu untuk menjalankan sekenario dari sang Ilahi. Hari ini terasa sesak di dada melihat dia baring terbujur, semalaman panas tinggi menyerangnya namun dia wanita yang kuat, wanita yang tegar dalam menghadang rasa sakit.

Istriku jangan pernah mengeluh, jangan pernah putus asa aku selalu berada di sampingmu menemanimu dalam gelak dan tawa, suka dan duka, semua duka itu selalu kita lalui dengan senyum, engkau terus meminta agar semua kesulitan itu adalah anugrah dari Allah.

Istriku sungguh besar pengorbananmu mulai dari awal kita bersama hingga hari ini, engkau bangunkan aku dikala subuh untuk bersama menunaikan kewajiban kita terhadap Allah, engkau tau keseharianku sebelum bersamamu, aku gak bisa bangun subuh, untuk solat subuh aja aku harus bergadang sampai tiba waktu adzan, namun kali ini engkau selalu bangunkan aku dengan lembut dan penuh kasih sayang, engkau tak pernah putus asa walau terkadang aku sedikit bandel untuk bangun subuh.

Istriku setiap pagi engkau siapkan sarapan untukku walau aku tak terbiasa dengan hal itu, namun engkau selalu ingin menjadi seorang istri yang baik, semua itu engkau lakukan tanpa pamrih. Terima kasih istriku, maaf aku belum bisa memberikan yang terbaik untukmu, insya Allah, Dia akan membalas semua kasih sayang yang engkau berikan untukku.


 

If You Like This Post, Share it With Your Friends & Peers

technorati
Digg
stumbleupon
Delicious
facebook
twitter
reddit
rss feed bookmar
 

5 Responses to “Terima Kasih Cinta”

Leave a Reply