Setiap orang berhak untuk sukses

Sebuah tema yang aku angkat dari pertemuan rutin Alurkria di minggu ini. Entah kenapa tiba-tiba muncul ide untuk mengeluarkan statement itu, yang pasti kalimat tersebut muncul ketika aku dan salah satu stafku Hariyanto berbicara masalah karakter dan kebiasaan seseorang. Dan kalimat itu pun aku pergunakan untuk menambah semangat semua teman-teman yang ada di dalam naungan perusahaanku ini. Dimana kinerja otak akan kreatifitas sangat sangat besar dibutuhkan. Karena memang Alurkria dibesarkan dari krreatifitas yang tinggi dengan memadukan unsur seni, kesenangan, semangat berkarya dan keinginan. Saat aku tanyakan semua kepada teman-temanku, dengan serempak mereka menjawab “Pasti”. Maka, aku pun menyediakan diri buat mereka semua belajar dan berbagi akan semua ilmu dalam bidang Design dan IT ini semampuku. Harapanku setelah mereka mencapai pada jenjang tertentu, mereka bisa keluar untuk mendirikan usaha sendiri. Entah itu dibidang yang sama atau pun yang lain.

Berbekal “Setiap orang berhak untuk Sukses”, aku sedikit berbagi kepada mereka tentang bagaimana untuk mencari ide-ide segar dalam setiap kesempatan. Beberapa tips yang pernah aku pelajari secara alamiah dan tentu juga seminar-seminar yang pernah aku ikuti. Entah apa nama permainan ini, namun permainan ini bisa digunakan sebagai wadah untuk mengurai benang kusut ide yang terkadang tiba-tiba mampet di pikiran. Bahkan bisa pula digunakan untuk menentukan Habit, Culture, dan Cara pandang dari semua anggota perusahaan.

Salah satu contohnya adalah saat kami mendiskusikan bagaimana mendesain sebuah logo yang tepat buat Alurkria di bulan depan. Dari mulai menjelajah untuk menemukan sebuah konsep hingga penentuan bentuk, warna, filosofi dan pandangan ke depan. Permainan dimulai dari pertama aku menyebut sebuah kata, maka orang disebelahku akan menyambungnya dengan kata lain yang berhubungan dengan kata yang aku ucap, dan selanjutnya juga sama yaitu dengan menyebutkan kata lain yang berhubungan dengan kata yang diucapkan oleh orang kedua, meski itu kadang tidak nyambung dengan kata yang pertama diucapkan. Dan begitu seterusnya.

Seperti yang aku sering bilang, di waktu meeting inilah justru kami akan becanda sepuas-puasnya dengan tidak mengurangi keseriusan dalam mengurai sesuatu. Dengan suasana yang menyenangkan justru timbul berbagi macam ide segar yang keluar secara tidak sengaja dan tentunya sangat berguna bagi Alurkria. Pertemuan kali ini pun bergulir hingga memakan waktu selama 7 jam dengan tidak merasa capek atau pun stress. Mungkin [ini mungkin] tidak banyak perusahaan yang bisa menerapkan sistem atau hubungan yang seperti ini dalam kesehariannya. Salah satu sistem kerja yang aku terapkan adalah dengan menerapkan jam kerja yang sangat fleksibel. Di Alurkria, semua staff mendapatkan libur satu hari [selain hari minggu] dan boleh di ambil kapan saja. Entah itu hari senin, selasa, rabu, kamis, jumat maupun sabtu. Dengan jam kerja adalah 7 jam. Dan 7 jam ini mereka boleh masuk terserah jam berapa. Apakah mau masuk jam 7 pagi, 12 siang ataupun 5 sore itu terserah saja yang penting ada kualitas pekerjaan yang bisa dipertanggungjawabkan disertai report yang valid. Enak bukan?

Yang pasti, hal seperti ini ternyata sangat ber-efek yang sangat luar biasa, yaitu loyalitas terhadap perusahaan. Karena mereka merasa menjadi bagian dan tidak hanya sekedar pekerja/pegawai. Dan mereka pun merasa menjadi orang sukses di dalam perusahaan ini. Karena adanya penghargaan yang tinggi akan sebuah kreatifitas dan kinerja.

Related Posts

0 komentar:

Posting Komentar