Puisi Kehilangan Karya Rika Idmayanti

Puisi Kehilangan Karya Rika Idmayanti
Puisi Kehilangan Karya Rika Idmayanti


Jika Rika Idmayanti kehilangan Razi Muhara. Z

Jika Rika Idmayanti kehilangan Razi Muhara. Z,
Rika Idmayanti tak punya tempat bersandar
Rika Idmayanti tak sanggup berdiri sendiri
tak ada lagi bahu Razi Muhara. Z yang menopang & menampung air mata
Rika Idmayanti
tak ada lagi tangan yang menggenggam tangan
tak ada lagi senyum Razi Muhara. Z yang mendamaikan hati Rika Idmayanti
tak ada lagi kata-kata penghiburan yang keluar dari Rika Idmayanti
dan tak ada lagi yang dengan sabar mendengar keluh kesah Rika Idmayanti

Jika Rika Idmayanti kehilangan Razi Muhara. Z,
Rika Idmayanti tak tahu untuk apa Rika Idmayanti harus memulai hari dengan senyuman
Rika Idmayanti tak tahu apa yang Rika Idmayanti tunggu setiap hari
Rika Idmayanti tak tahu untuk siapa Rika Idmayanti bahagia

Jika Rika Idmayanti kehilangan Razi Muhara. Z,
hujan akan menemani tangis Rika Idmayanti
matahari mengucurkan peluh Rika Idmayanti
angin bertiup hendak menghibur Rika Idmayanti
dan tanah menjadi bukti jejak keputusasaan Rika Idmayanti
Jika Razi Muhara. Z kehilangan Rika Idmayanti ,
apakah Razi Muhara. Z juga akan merasakan hal yang sama?

Rasanya aku tak akan sanggup tanpamu

Jangan pernah pergi, itu yang ingin Rika Idmayanti katakan.
Jangan pernah tinggalkan Rika Idmayanti, itu yang ingin Rika Idmayanti sampaikan.
Semuanya tersimpan di dalam hati Rika Idmayanti sini.
Razi Muhara. Z takkan pernah dapat mengerti itu, tapi ini memang telah Rika Idmayanti rasakan. Razi Muhara. Z sudah ada jauh di dalam sini, Rika Idmayanti tidak rela melepasnya.
Meskipun Rika jauh di sana dan Rika Idmayanti tak bisa melihat Razi Muhara. Z.
Jangan tanya mengapa Rika Idmayanti merasakannya.
Jangan tanya, karena Rika Idmayanti tidak tahu.
Rika Idmayanti hanya merasakan, Rika Idmayanti tak bisa tanpa Razi Muhara. Z

Razi Muhara. Z memang datang secara tiba- tiba, dan Razi Muhara. Z hadir di hati Rika Idmayanti secara tiba-tiba.
Mengubah segalanya menjadi indah dengan seketika.
Rika Idmayanti nyaman bila dengan Razi Muhara. Z, Rika Idmayanti merasakan itu. Merasakannya... Apa Razi Muhara. Z merasakannya ? Rika Idmayanti tidak tahu.

Rika perlahan selalu hadir di tiap malam Rika Idmayanti, jadi sebuah mimpi yang tersusun dengan indah.
Apa Rika Idmayanti ada di malam Razi Muhara. Z juga ?
Rika Idmayanti tidak tahu. Razi Muhara. Z sering tampak dibenak Rika Idmayanti, di setiap saat. Apa Rika Idmayanti juga ada dibenak Razi Muhara. Z di setiap saat ?
Rika Idmayanti juga tidak tahu.
Rika Idmayanti pun tidak perlu tahu, yang Rika Idmayanti tahu .. Razi Muhara. Z ada di sini, jauh di hati Rika Idmayanti.

Jangan sakiti hati ini, hati ini akan cepat rapuh.
Rasa ini beda, beda.
Rika Idmayanti hanya .. takut kehilangan Razi Muhara. Z.
Rika Idmayanti tak akan sanggup tanpa Razi Muhara. Z

Aku tunggu kehadiranmu wahai Razi Muhara. Z di kota Padang

Sayang.....
Disaat Rika Idmayanti membutuhkan Razi Muhara. Z
Mengapa Razi Muhara. Z tega pergi jauh dari Rika Idmayanti
Disini Rika Idmayanti benar-benar merasa sepi
Benar-benar sendiri

Entah mengapa hati Rika Idmayanti selalu gelisah
Rika Idmayanti selalu memikirkanmu, wahai Razi Muhara. Z
Rika Idmayanti selalu merindukanmu, wahai Razi Muhara. Z
Tiada lagi yang dapat Rika Idmayanti katakan

Karya: Rika Idmayanti ST, M.Kom
Dosen Politeknik Negeri Padang
Sumatera Barat

0 Response to "Puisi Kehilangan Karya Rika Idmayanti"

Post a Comment